Carlo Ancelotti Tak Akan Tanganin Leicester

Carlo Ancelotti Tak Akan Tanganin Leicester

Di tengah-tengah periode krisis yang dialami Leicester City pada awal musim ini, muncul wacana ditunjuknya manajer asal Italia, Carlo Ancelotti untuk menjadi suksesor Craig Shakespear dalam waktu dekat. Terkait rumor ini, manajer Swansea City, Paul Clement, mengklaim rumor tersebut tak akan terwujud di masa mendatang.

Carlo Ancelotti Tak Akan Tanganin Leicester

Seperti diketahui, Juara Liga Primer Inggris musim 2015/16 tersebut memang menjalani start yang sangat mengecewakan di musim ini. Serangkaian hasil buruk yang didapat membuat The Foxes terlempar sampai ke zona degradasi di klasemen sementara dengan hanya mengemas enam poin saja dari delapan pertandingan yang telah berlangsung sejauh ini.

Nah, start yang mengecewakan ini membuat pelatih Craig Shakespear menjadi sasaran kritik sampai akhirnya yang bersangkutan didepak dari kursi pelatih untuk kemudian digantikan oleh Caretaker sementara, Michael Appleton. Meski demikian, Leicester City dipercaya akan mencari manajer anyar sebelum memasuki paruh kedua musim, dan dipercaya, Carlo Ancelotti yang baru saja didepak Bayern Munchen bakal jadi salah satu pertimbangan kuat The Foxes.

Namun, manajer Swansea City Paul Clement, yang pernah bekerja sebagai assiten Ancelotti selama manajer asal italia itu menukangi Real Madrid, paris Saint-Germain, chelsea dan Bayern Munchen, tak percaya eks bosnya bersedia menukangi Leicester City.

“Terakhir kali saya berbicara dengannya dia mengatakan akan beristirahat dan akan kembali menangani klub musim panas mendatang. Saya tidak melihat itu akan berubah. Dia akan menghabiskan sisa musim ini dengan beristirahar. Itu bagus untuknya.”

Clement pun menyampaikan rasa simpatinya terhadap Shakespeare, yang menurutnya telah melakukan pekerjaannya dengan baik di Leicester.

“Mengecewakan melihat sesama manajer kehilangan pekerjaannya. Kami semua tahu tekanan yang kami hadapi, Dia telah melakukan pekerjaannya dengan baik bukan hanya saat menjadi manajer di akhir musim lalu tapi juga saat berperan sebagai asisten dan di balik layar ketika membantu timnya menjadi juara.” kata manajer asal Inggris itu.