4 Selebrasi Yang Pada Akhirnya Berujung Cedera Fatal

Selebrasi adalah suatu hal yang lumrah dilakukan oleh para pemain sepakbola ketika berhasil mencetak gol ke gawang lawan, atau sekedar merayakan gol yang dicetak oleh rekannya sendiri. Namun, terkadang selebrasi yang berlebihan justru berakhir fatal, sampai entah karena nasib sial, mereka yang di bawah ini justru mengalami cedera cukup parah karena melakukan selebrasi yang terlalu. Siapa saja dan bagaimana insidennya ? Ini dia ulasan selengkapnya.

4 Selebrasi Yang Pada Akhirnya Berujung Cedera Fatal

1. Paulo Diogo

Mungkin namanya kurang familiar terdengar, dan wajar saja, karena dia bermain untuk salah satu klub di Liga Swiss, Servette. Pada sebuah insiden , saat merayakan gol yang dicetak oleh rekannya sendiri, DIogo kemudian berlari ke arah tribun penonton, memanjat pagar pembatas dan merayakannya bersama para supporter. Namun, saat akan turun dari pagar, cincin pernikahannya tersangkut, sontak, jarinya langsung terlepas begitu saja. Karena insiden ini, jari manisi DIogo harus diamputasi.

2. Celestine Babayaro

Nah, kalau yang satu ini mungkin sudah tahu, karena dia adalah mantan pemain Chelsea asal Nigeria. Namun, sama seperti Diogo, nasib malang juga dialami Babayaro saat membela Chelsea. Dalam partai pra musim dimana dia baru saja bergabung dengan Chelsea, Babayaro berhasil mencetak gol dan kemudian berselebrasi, namun karena selebrasi tersebut, dia harus menepi selama setengah tahun karena patah kaki. Insiden ini berlangsung pada tahun 1997 silam.

3. Nicolai Muller

Insiden paling baru dalam daftar ini. Pemain Hamburg Nicolai Muller mengalami nasib sial saat berhadapan dengan Augburgs dalam lanjutan kompetisi Bundesliga. Setelah mencetak gol, Muller berlari ke pojok lapangan dan merayakan golnya dengan dengan berputar-putar sebelum kemudian melompat. Namun rupanya dia mendarat secara tidak sempurna. Akibatnya? Muller mengalami cedera ACL dan harus absen selama tujuh bulan.

4. Martin Palermo

Dan yang terakhir adalah MArtin Palermo, dimana penyebab dirinya absen membela Argentina di ajang Piala dunia 2002 silam disebabkan oleh insiden konyol. Saat bermaksud merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Levante di ajang Copa Del Rey bersama para suporter, Palermo justru mengalami nasib sial, dinding beton kecil roboh menimpa dirinya dan mematahkan tulang tibia dan fibula yang membuatnya tidak bisa beraksi selama 6 bulan.

Agen Bola Lainnya

Diego Simeone Resmi Didakwa UEFA

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, akhirnya resmi didakwa oleh pihak FA, terkait dengan aksi selebrasinya dalam pertandingan melawan Juventus pekan kemarin. Dengan dakwaan tersebut, manajer asal Argentina terancam tidak diperbolehkan...

Neymar Ungkap Hubungan Dekatnya Dengan Messi

Bintang Muda Brazil, Neymar Jr memang telah resmi meninggalkan Barcelona pada bursa transfer musim panas tahun 2017 kemarin, walau begitu kenangan sang pemain selama di Camp Nou tidak dia lupakan...

Real Madrid Jual Cristiano Ronaldo Karena Inginkan Neymar

Banyak terdengar spekulasi alasan dibalik keputusan mega bintang Portugal , Cristiano Ronaldo meninggalkan Real Madrid pada bursa transfer musim panas kemarin. Mantan Presiden Real Madrid, Ramon Calderon juga memiliki pendapat...

Gareth Bale, Penyebab Ancelotti Dipecat Real Madrid

Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, baru-baru ini mengungkapkan alasan dibalik pemecatan yang dia alami saat menukangi Real Madrid, dan diakui manajer asal Italia tersebut, Winger Wales, Gareth Bale adalah salah satu...

Gerard Pique Kritik Balik Solari Soal Jadwal Padat

Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, sempat mengeluhkan padatnya jadwal pertandingan tim asuhannya, terutama jelang partai krusial El Clasico melawan Barcelona pada leg kedua babak semifinal Copa Del Rey, sementara di...

Guardiola Enggan Bahas Peluang Quadrupple

Manchester City saat ini jadi satu-satunya tim Premier League yang berpeluang memenangkan empat gelar juara di akhir musim nanti, mengingat mereka berada di jalur yang tepat pada empat kompetisi utama...

Ivan Rakitic Tepis Spekulasi Hengkang dari Barcelona

Gelandang Internasional Kroasia, Ivan Rakitic terus berusaha untuk mengakhiri spekulasi masa depannya yang belakangan ini terus jadi perbincangan sejumlah media Eropa. Ditegaskan mantan pemain Sevilla tersebut bahwa dia masih merupakan...

Lionel Messi, Sang Spesialis ‘Pembunuh’ Sevilla

Sevilla sekali lagi harus mengakui keunggulan Barcelona, sebagaimana mereka takluk di kandang sendiri pada pertemuan Jornada ke-25 La Liga Spanyol akhir pekan kemarin. Menurut pelatih Pablo Machin, kekalahan tersebut tak...