Banyak Trofi, Minim Pujian, Jose Mourinho Mengeluh

Juru taktik asal Portugal, Jose Mourinho, ternyata diam-diam memperhatikan kredit yang diberikan publik kepadanya selama ini sebagai seorang pelatih sepakbola. Menurut pelatih Manchester united tersebut, dia jarang mendapatkan sanjungan, kendati telah memenangkan 25 gelar juara sepanjang karirnya.

Banyak Trofi, Minim Pujian, Jose Mourinho Mengeluh

Memang harus diakui, bahwa Jose Mourinho adalah sosok manajer kondang yang telah melanglang-buana dalam karirnya sebagai pelatih sepakbola sejauh ini. FC Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid dan Manchester United adalah sederet raksasa Eropa yang pernah ditangani oleh pria berusia 54 tahun tersebut.

Sepanjang perjalanan karirnya, Mourinho juga telah memenangkan sejumlah gelar juara, bersama FC Porto dia meraih treble winner, dan raihan yang sama juga dicapai sang manajer saat menukangi Inter Milan. Tiga trofi Premier LEague juga dia menangkan saat menukangi Chelsea selama dua periode berbeda.

Namun, sangat jarang pujian dilayangkan orang-orang kepada mantan juru taktik Chelsea tersebut, dan hal inilah yang dikeluhkan oleh Jose Mourinho dalam wawancara terbarunya bersama dengan Soccerway.

“Saya pikir mungkin 25 trofi adalah batas yang ditetapkan orang tentang seorang manajer yang sukses. Bagi beberapa manajer, mereka masih harus memenangi satu trofi lagi untuk mencapai level 25 itu. Beberapa lainnya butuh 25 trofi untuk mencapai level itu, beberapa butuh empat, beberapa lainnya butuh 12. beberapa butuh 15, beberapa butuh 24,”

“Saya meraih 25 trofi tapi saya masih ingin satu lagi. Jadi mungkin ketika saya memenangi satu trofi lebih dari 25 saya mendapat sedikit pujian,” ujar Mourinho seperti dikutip Soccerway.

Adapun, Manchester United arahan jose Mourinho mencatatkan start yang cukup bagus di awal musim ini dan pada pertandingan berikutnya dalam lanjutan premier League, mereka akan berhadapan dengan Chelsea.

Agen Bola Lainnya

Diego Simeone Resmi Didakwa UEFA

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, akhirnya resmi didakwa oleh pihak FA, terkait dengan aksi selebrasinya dalam pertandingan melawan Juventus pekan kemarin. Dengan dakwaan tersebut, manajer asal Argentina terancam tidak diperbolehkan...

Neymar Ungkap Hubungan Dekatnya Dengan Messi

Bintang Muda Brazil, Neymar Jr memang telah resmi meninggalkan Barcelona pada bursa transfer musim panas tahun 2017 kemarin, walau begitu kenangan sang pemain selama di Camp Nou tidak dia lupakan...

Real Madrid Jual Cristiano Ronaldo Karena Inginkan Neymar

Banyak terdengar spekulasi alasan dibalik keputusan mega bintang Portugal , Cristiano Ronaldo meninggalkan Real Madrid pada bursa transfer musim panas kemarin. Mantan Presiden Real Madrid, Ramon Calderon juga memiliki pendapat...

Gareth Bale, Penyebab Ancelotti Dipecat Real Madrid

Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, baru-baru ini mengungkapkan alasan dibalik pemecatan yang dia alami saat menukangi Real Madrid, dan diakui manajer asal Italia tersebut, Winger Wales, Gareth Bale adalah salah satu...

Gerard Pique Kritik Balik Solari Soal Jadwal Padat

Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, sempat mengeluhkan padatnya jadwal pertandingan tim asuhannya, terutama jelang partai krusial El Clasico melawan Barcelona pada leg kedua babak semifinal Copa Del Rey, sementara di...

Guardiola Enggan Bahas Peluang Quadrupple

Manchester City saat ini jadi satu-satunya tim Premier League yang berpeluang memenangkan empat gelar juara di akhir musim nanti, mengingat mereka berada di jalur yang tepat pada empat kompetisi utama...

Ivan Rakitic Tepis Spekulasi Hengkang dari Barcelona

Gelandang Internasional Kroasia, Ivan Rakitic terus berusaha untuk mengakhiri spekulasi masa depannya yang belakangan ini terus jadi perbincangan sejumlah media Eropa. Ditegaskan mantan pemain Sevilla tersebut bahwa dia masih merupakan...

Lionel Messi, Sang Spesialis ‘Pembunuh’ Sevilla

Sevilla sekali lagi harus mengakui keunggulan Barcelona, sebagaimana mereka takluk di kandang sendiri pada pertemuan Jornada ke-25 La Liga Spanyol akhir pekan kemarin. Menurut pelatih Pablo Machin, kekalahan tersebut tak...